Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Selasa, 23 Mei 2023

PROFIL SMPN 1 KALIWUNGU

 

Kamis, 18 Mei 2023

FASILITAS SEKOLAH

Senin, 13 Maret 2023

visi dan misi sekolah

Senin, 06 Maret 2023

visi dan misi sekolahan

Senin, 13 Februari 2023


 

Senin, 06 Februari 2023


 

Senin, 23 Januari 2023

Hubungi Saya

 anda bisa menghubungi saya lewat 

IG :cllsaj

fb:pendexxnyuu

tt:rhyu


profil

 perkenalkan nama saya sulistyowati rahayu kelas 9a nomor absen 29

umur 14th sekolah di smpn1 kaliwungu rumah sy dimainan

hobi sy berenang

syair lagu sempurna

 

           

                                                             SEMPURNA

Kau begitu sempurna

Di mataku kau begitu indah

Kau membuat diriku akan slalu memujamu

 

Di setiap langkahku

Kukan slalu memikirkan dirimu

Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu

 

Janganlah kau tinggalkan diriku

Takkan mampu menghadapi semuaa

Hanya bersamamu ku akan bisa

 

Kau adalah darahku

Kau adalah jantungku

Kau adalah hidupku

Lengkapi diriku

Oh sayangku, kau begitu

Sempurna, sempurna...

 

Kau genggam tanganku

Saat diriku lemah dan terjatuh

Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalku

 

Janganlah kau tinggalkan diriku

Takkan mampu menghadapi semua

Hanya bersamamu ku akan bisa

 

Kau adalah darahku

Kau adalah jantungku

Kau adalah hidupku

Lengkapi diriku

Oh sayangku, kau begitu

Sempurna, sempurna...

 

Janganlah kau tinggalkan diriku

Takkan mampu menghadapi semua

Hanya bersamamu ku akan bisa

 

Kau adalah darahku

Kau adalah jantungku

Kau adalah hidupku

Lengkapi diriku

Oh sayangku, kau begitu

 

Kau adalah darahku (darahku)

Kau adalah jantungku (jantungku)

Kau adalah hidupku (hidupku)

Lengkapi diriku

Oh sayangku, kau begitu

Sayangku, kau begitu

Sempurna, sempurna... 

cerpen tentang persahabatan

 Namaku Sinta Putri, aku sangat senang dengan pelajaran Bahasa Indonesia dan Biologi. Aku mempunyai sahabat yang unik bernama Aulia, dan aku bingung dengannya.

Dikarenakan sahabatku orang yang sangat sensitif. Menurut dia, aku tidak boleh suka dengan kedua pelajaran tersebut. Padahal, itu hakku.

Suatu waktu saat pelajaran bahasa Inggris, tidak tahu mengapa tiba-tiba aku suka dengan pelajaran tersebut. Mungkin karena guru yang mengajarkan mempunyai cara penyampaian yang baik. Otomatis aku juga mulai aktif di kelas saat pelajaran Bahasa Inggris.

Teng teng teng, bunyi bel sekolah, waktu istirahat tiba.

Saat itu aku langsung menghampiri Aulia untuk mengajaknya ke kantin.

"Aul, ke kantin yuk?" ajakku.

"Ngga, aku ngga mau lagi sahabatan sama kamu!" jawabnya sembari buang muka.

Awalnya kejadian seperti itu hanya sekali dan kita berdua balikan seperti semula. Namun, lama-kelamaan terjadi hal yang serupa. Sangat aneh.

Aulia bukannya mengerti perasaanku, justru bikin aku kesal. Ceritanya begini, waktu Ujian Tengah Semester (UTS) dia kesusahan menjawab soal pelajaran Biologi, saat itu dia melihat ke arahku. Aku dan Aulia tidak satu bangku, Aulia tepat di depan tempat aku duduk.

"Sin, kamu tahu ngga nomor 5 essay? minta jawabannya dong satu aja!" tanya Aulia sembari memohon.

"Udah si, ini kan bukan ulangan biasa!" jawabku.

"Yah kamu.." sembari jengkel.

Aku cuek saja akan hal itu dan berharap bahwa dia akan instropeksi. Coba bayangkan, dia sudah membuatku sakit hati dan dia ingin meminta jawaban UTS.

Beberapa hari kemudian hasil nilai UTS Biologi dibagikan dan diumumkan. Aku mendapat nilai 90 sedangkan Aulia mendapat nilai 75.

Aku bisa melihat tatapan iri di sahabatku itu, dan aku sadar bahwa bersahabat dengan orang yang suka iri hati adalah hal yang susah.

Puisi Tentang Guru

 









Kulihat kau berdiri di pelupuk mataku
Menyampaikan pesan waktu
Tatkala tatapan bertemu

Aku menangkap sejuta cahaya darimu
Cahaya ilmu kian merasuk ke benakku
Bahkan aku berharap ia menjadi segumpal daging

Kau pelita di hitam legamnya jiwaku
Laksana tetesan air di gersangnya gurun pasir

Duhai guruku
Kau taman kehidupan

Berjuta ilmu kau tanamkan
Tanpa lelah dan putus asa
Berjuang mencerdaskan generasi bangsa

Kau mempunyai laut yang terpenuhi dengan mutiara-mutiara ilmu
Izinkan aku melayarinya, sehingga matiku penuh ketenangan

Hidupmu penuh perjuangan
Maka, tak berdosa jika aku memberimu gelar pahlawan